JalanKitaBersama

"Katakanlah(Muhammad), 'Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan yakin, Maha Suci Allah, dan aku tidak termasuk orang-orang musyrik'"
(Yusuf:108)




Showing posts with label KITA. Show all posts
Showing posts with label KITA. Show all posts

I Believe

Saturday, June 25, 2011 0 comments

Percayakan takdir Allah yg telah tersusun cantik untuk kita

Takkan ia menzalimi hamba2Nya

Imam ibn Al-Jawzee was once asked: “Is it better for me to make Tasbih (praise Allah) or to make Istighfar (seek forgiveness)? He replied: “The dirty robe is more in need of soap than perfume

READ MORE

TSIQAH dan I'TIMAD KEPADA ALLAH SWT

Monday, June 20, 2011 0 comments
Berikut adalah kisah nyata yang pernah disampaikan oleh Syekh Muhammad Hassan, semoga Allah SWT memberkati ilmu dan umurnya

Kisah tentang seorang wanita yang ditinggal pergi oleh suaminya karena suatu urusan, kepergian yang berkepanjangan.

Wanita tersebut menuturkan:

Saat suami saya pergi, dan ternyata kepergiannya berkepanjangan, saat itu tinggal bersama kami orang tua suami yang sudah sangat berumur dan menderita penyakit yang sudah sangat parah. Dan – Alhamdulillah – kami dikaruniai Allah SWT seorang anak perempuan yang masih kecil. Keluarga kami adalah keluarga yang sangat miskin, jika kami makan siang, maka kami tidak makan malam, dan sebaliknya. Kondisi seperti ini sudah berlangsung lama pada keluarga kami.

Pada suatu malam, saat kami sedang menderita kelaparan dengan sangat berat, tiba-tiba anak perempuannya terkena demam serius, badannya sangat panas, tubuhnya menggigil dengan sangat kuat, padahal bapak mertua juga tidak dalam keadaan yang baik, saya sendiri juga sangat lapar, dan perut sudah berkelit-kelit. Saat itu saya teringat kepada Q.S. An-Naml: 62

أَمَّنْ يُجْيْبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوْءَ ... [النمل : 62]

Atau siapakah yang memperkenankan (do'a) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdo'a kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan

Ya, betul, bukankah kami sedang dalam kesulitan dan kesulitan, bukankah kami dalam keadaan lapar, sakit, fakir, kanker, dan … banyak dosa?

Teringat ayat tersebut, saya segera berwudhu, lalu aku basahi potongan kain dengan air, lalu saya tempelkan pada dahi putri saya, maksudnya adalah mengkompress-nya agar panasnya mereda, sebab kami tidak mempunyai es untuk mengkompresnya. Setelah itu aku berdiri untuk melakukan shalat hajat. Selesai shalat, saya berdo’a kepada Allah SWT. Lalu kuganti kain kompres yang telah mongering dengan kain basah yang baru, lalu aku shalat lagi dan berdo’a lagi, begitu seterusnya berulang-ulang aku melakukannya.

Tiba-tiba pintu rumah diketuk orang dan saat saya buka, ternyata seorang dokter berdiri di depan pintu. Dokter? Ya.. yang berdiri di depan pintu adalah seorang dokter yang datang ke rumah kami di tengah malam. Sang dokter bertanya: “Mana putrimu yang sakit itu?”. Sambil menyimpan rasa bingung dan belum hilang rasa terkejut saya, saya menjawab: ‘Ada di dalam. Sang dokter masuk rumah dan langsung memeriksa putri saya. Selesai memeriksa, sang dokter menyuguhkan faktur biaya yang harus kami bayar. Maka saya pun menjawab: “Mohon maaf, karena kami tidak memiliki apa-apa, kami tidak mempunyai uang, kami tidak mempunyai sesuatu apa pun untuk membayar tagihan ini.

Sambil marah sang dokter menjawab: “Kalau memang tidak mempunyai apa-apa, kenapa kamu menelpon kami di tengah malam, sehingga saya tergopoh-gopoh bangun dan berangkat ke tempat ini!”.

Wanita itu menjawab sambil gemetaran karena teringat harus membayar biaya pemanggilan dokter, biaya periksa dan biaya obat: “Mohon maaf dokter, di rumah kami tidak ada telpon!”.

Dengan bingung dokter menjawab: “Bukankah ini rumah si fulan?”

Sang wanita menjawab: “Bukan, si fulan itu adalah tetangga sebelah kami”.

Dokter terdiam sejenak, lalu pergi berpamitan.

Tidak berapa lama dokter itu datang lagi sambil menangis, dan ia berkata: “demi Allah, saya tidak akan keluar dari rumah ini sebelum kami mengetahui kisah kalian, sebab, saat kami datangi rumah si fulan itu, mereka dalam keadaan tidur semua, dan saat kami bangunkan, mereka ternyata tidak memiliki anggota keluarga yang sakit”.

Maka wanita tersebut menceritakan kondisinya secara lengkap, termasuk cerita tentang bagaimana ia memohon kepada Allah SWT, sehingga sang dokter itu tiba.

Segera sang dokter itu pergi lalu kembali lagi dengan membawa makanan dan kebutuhan rumah tangga lainnya, dia juga membawa obat. Lalu ia berkata kepada wanita tersebut: “Nanti setiap bulan insyaAllah aka nada yang datang ke sini untuk memberi kafalah kepada kalian, begitu seterusnya sampai waktu yang Allah SWT kehendaki”.

Sungguh, ini sebuah kisah yang menggambarkan betapa penting tsiqah dan I’timad (bersandar) kepada Allah SWT



(tekan sini)
READ MORE

10 Sahabat DiJamin Masuk Syurga

Wednesday, June 15, 2011 0 comments

Wa..hebatnya mereka. Allah dah jamin masuk syurga sewaktu masih di dunia

Kita?

JOM! Kita contohi mereka. Berlumba2 mengejar syurga!

YEAY!!
READ MORE

everythings begin with tarbiyah

Friday, June 10, 2011 1 comments

semua pun bermula dari tarbiyah

saya sedar tujuan hidup yang sebenar

menjadi jelas arah destinasi

belajar menjadi anak yang soleh/ah

mengenal indahnya ukhwah

merasai manisnya iman

belajar apa itu sabar

banyak lagi...

ini kerana tarbiyah
READ MORE

Saya CANTIK ^__^

Tuesday, February 22, 2011 3 comments
Dalam bilik
Di hadapan cermin. Berkali-kali dia berputar. Sebentar lihat ke depan, sebentar melirik di belakang. Muka tersenyum puas. Dia pakai baju baru hari ni. Bukanlah baru sangat. Tapi itu baju kurung raya tahun lepas yang baru dipakai 2-3 kali. Jadi masih berseri seperti baju baru. Dia sukakannya. Terasa cantik sewaktu mengenakan baju baru itu. “Pasti org melihat aku cantik hari ni” hatinya berbicara sambil tersengih.

Dalam busway
Owh, teringat! Masih belum baca terjemahan dari ayat alQuran yang dibaca pagi tadi sebelum berangkat. Kitab kecil yag bewarna hitam itu dibelek-beleknya sambil mencari halaman yang baru ditinggalkan tadi. Hah, jumpa! Satu persatu ayat terjemahan dibaca sambil cuba memuhasabah. Tiba-tiba matanya menatap pada suatu ayat. Dia melempar pandangan keluar tingkap dan berfikir sesuatu.

يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا ۖ وَلِبَاسُ التَّقْوَىٰ ذَٰلِكَ خَيْرٌ ۚ ذَٰلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ

(26) O ye Children of Adam! We have bestowed raiment upon you to cover your shame, as well as to be an adornment to you. But the raiment of righteousness,- that is the best. Such are among the Signs of Allah, that they may receive admonition!

Dalam hati, dia berbisik, “Owh, saya belum betul-betul cantik sebenarnya.”, dan dia tersenyum.- smile
 

READ MORE

Jom Solat...hehe

Tuesday, October 19, 2010 0 comments
Jom DIRIkan solat...!!! Ayo2!! *wink-wink*


READ MORE

Sweetnya!!

Tuesday, October 12, 2010 7 comments
Dan tidakkah engkau (Muhammad) berada dalam suatu urusan, dan tidak membaca suatu ayat Al-Qur'an serta tidak pula kamu melakukan sesuatu pekerjaan, melainkan Kami menjadi saksi atasmu ketika kamu melakukannya. Tidak lengah sedikit pun dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarah, baik di bumi ataupun di langit. Tidak ada sesuatu yang kecil dan yang lebih besar daripada itu, melainkan semua tercatat dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz) Yunus:61

Baca ayat ni tadi sewaktu tadabbur

Tak tau kenapa tiba2 malam ni KITA tetiba emosi, emosi baca ayat ni

Terasa kasih sayang Allah dalam setiap bait perkataan,

Perkataan

Bukan semata ayat

Allah melihat kita baca Al-Qur'an - terbayang ibu tengah memandang KITA dengan penuh kasih sayang sewaktu baca muqaddam

Tapi bukan setakat tu je...Allah perhati kita makan, kita tersenyum, kita bersedih, kita berfikir, kita solat, kita berdoa, kita baca buku bla..bla..bla..

Seronoknye..!!!^ ^ (tak ke??)

Ada yang perhati kita selama ni..ada yang prihatin kat kita selama ni...ada yang care kat kita selama ni...

Fitrah manusia yang mahukan perhatian

Allah perasan je kalo kita terkecik hati kat seseorang, walaupun seseorang tu ada depan mata (tapi dia tak perasan pun kita kecik hati). Allah perasan je kita tengah gembira meraikan sesuatu... Allah perasan je kita tengah letih... Allah perasan je kita tengah menderita... Allah perasan je kita....

Terkadang kita sembunyi dari semua orang, walaupun sebenarnya kita membuak2 nak kongsi ngan orang lain. Sebab kita takut....takut dengan respon yang diberi, takut tersalah langkah...
Dan tak semua org tau apa yg kita sedang rasakan sekarang

Tapi Allah, kita tak bagitau pun, Dia da sangat faham.
Dan Dia pasti menjawab panggilan kita
Dan pasti jawapanNya Maha Adil, Maha terbaik utk kita

Jadi, sape yang lagi best? Best utk kita ngadu, best utk kita bercerita, best utk kita...dot.dot.dot
Yang da tahu dan sangat care kita??
Atau kah Yang kita nak kongsi tapi respon belum tentu memuaskan perasaan kita...??

Terasa kasih sayang Allah dalam setiap bait perkataan,

Perkataan

Bukan semata ayat

Syafaqah

Allah nak selamatkan dari tempat yang buruk, busuk, jijik!!

Dia nak kita berhati-hati setiap zarah
sebab Dia perhatikan setiap zarah

Dia nak kita berhati-hati memijak duri dalam perjalanan menuju destinasi pasti-seperti pak Umar AsSiddiq ckp, Dia tak nak kita tercemar
Kotor dgn jahiliyah dunia

Baik nya Allah!!
Sweet nya Allah!!
Best nya Allah!!
READ MORE

dunia akhir zaman

Wednesday, October 6, 2010 1 comments

READ MORE

Gaduh!

Monday, September 6, 2010 2 comments
<

"Kak...nak tau tak? Saya gaduh dengan adik saya..." 

Terbayang kembali peristiwa pagi tadi. Terasa nak berkongsi dengan kakak naqibah peristiwa yang membuat ibu tertawa dengan gelagat kami itu.

"Gaduh?! Kenapa?"

"Tak de... adik saya pakai skirt saya. Pastu tak pulangkan. Pastu dia pakai stoking saya, tak basuh, biar dalam bilik macam tu je. Saya punya la geram. Pastu... bla...bla..bla...ibu saya punya la ketawa tengok gelagat kitaorang sampai masuk dalam kereta pun masih sambung ketawa.”

Dalam hati, perasaan melonjak. Terasa hati senang bila terbayang kembali senyuman ibu.

Ana pun terus bercerita.

Kakak naqibah tersenyum.

"Hehe. Tak baik gaduh hal-hal dunia..." 

E.N.D

-Papp!! Siyes, walaupun dengan gelak kata-kata itu keluar, tapi rasa macam tertampar (baca insaf)-

Sebenarnya bukan nak cerita sangat pasal marah kat adik pun, cuma nak bagitau ibu ketawa melihat kerenah kami masing-masng dan ana gembira melihat ibu senang hati. Tetiba dapat tazkirah dari kakak naqibah. Lain ana fikir, lain yang ana dapat. Uhuk..uhuk... Tapi ana tau. Ini yang terbaik. Chaiyok!!
PENGAJARAN: Tak nak bergaduh hal-hal dunia dah.




READ MORE

Walking with Him..

Friday, August 27, 2010 3 comments
CERITA 1
        Semalam berbual dengan adik A, terkejut, kagum, terasa Maha Besar Allah.Alhamdulillah. Allahuakbar. Masing-masing pun ada sejarah hitam. Tapi yang penting taubat nasuha. Akak tau awak cekal dik! ^__~

CERITA 2
        Tiba-tiba handphone yang silent bergetar.. Uiks!! Sapa yang sms malam-malam? Mesti ada benda penting. Ya Allah...air mata mengalir titis demi titis..Tak lama mengalir deras. Tak tertahan rasa hati. Terasa baru semalam kita berjumpa dan bermesra gembira. Tapi saya tau, takdir Allah mengatasi segalanya. Manusia merancang dengan CITA, Allah merancang dengan CINTA... La haula quwata illa billah.

CERITA 3
        Saya rindukan dia..rindukan mereka.. Tapi saya tau ini terbaik yang Allah susun. Yang penting, S.A.B.A.R. Semoga kita bertemu pada waktu dan tempat yang terbaik kelak. Indahnya ukhwah yang bersemi... S.A.B.A.R ff, sabar...uhukss

CERITA 4 
      Kaki letih, baru lepas jahit luka kat muka pasien. Panjang woo..KDRT (keganasan dalam rumah tangga). Suami sebat pakai pisau dapur kat isteri. Sume disebabkan arak. Uish3!.  Pengajaran: jangan sekali2 sentuh arak. Karang tak pasal2 muka ada 38 jahitan. Luruskan kaki jap. Tetiba..."dik, ni ada pasien baru". Kakak perawat memuncung mulut menunjuk pasien baru sambil menghulur fail merah. Tenang je muka pak cik ni walaupun kaki patah; closed fracture. Kena langgar motor. Langgar lari lak tu. Sian pak cik tua ni. Dengan muka yang pucat, tangannya tetap terus menguntai biji-biji tasbih, bibir bergerak perlahan...zikrullah. DENGAN MENGINGATI ALLAH HATI JADI TENANG..MashaAllah...

CERITA 5
        Sangat susah mata nak terpejam. 'Sekarang da ada umah dah!!tenangkan hati kamu...' Tapi aku tetap rasa sangat tak selamat. Tadi siang, walaupun hanya digeser motor (waktu tgh melintas jalan) dan hanya beg kat tangan je yang sempat terplanting, tapi tu cukup buat air mata mengalir sepanjang malam. . T____T. Rasa sangat teruk. Takut merasuk perasaan. Trauma. Sangat2 trauma. Terasa sangat insaf. Kematian tu datang bila2 masa tanpa sempat duga... MAUT..Ya meninggalkan dunia. meninggalkan ibu dan ayah, kawan2 dan segala apa2 atas dunia. Keseorangan dalam tanah. Terputus segala amal. Tak boleh nak patah balik pun! Dengan bekal yg ntah berapa, apakah ganjaran atau azab balasan?? Hati aku takut akan disambar maut, padahal aku tahu ajal pasti akan datang Ya Allah!! Allahummasoli 'ala saidina Muhammmad. Takuuuutttt... Allah je tau rasa nye macam mane. Air mata mengalir lagi..... Tak nak fikir!! Tak nak fikir!! Seperti tayangan sebuah filem, kejadian tu terus berputar setiap kali mata terpejam dan air mata terus mengalir. Akhirnya, aku tertidur juga , ntah jam brapa pagi, sambil ditemani sang kembar yg setia memujuk sang cengeng ini...

Dari Ibn Umar r.a bahawa ada seseorang bertanya kepada Rasulullah s.a.w,
"Siapakah di antara orang mukmin yang paling utama?" Nabi menjawab: " Yang paling mulia akhlaqnya". Orang itu bertanya lagi: "Siapakah yang paling genius?" Nabi menjawab: " Yang paling banyak mengingati mati dan yang paling banyak mempersiapkan diri utk menghadapi masa sesudah kematiannya.
(Ibn Majah)
READ MORE

Q.U.L

Saturday, August 21, 2010 2 comments

Q.U.L = K.A.T.A.K.A.N.L.AH

Tazkirah magrib tadi saya dilontarkan dengan pertanyaan, "ALLAH tahu ape yang ade dalam hati kita kan? tapi kenapa ALLAH nak jugak kita katakan?"

Contoh, saya tau je saya comel. Tapi nape saya nak orang katakan jugak. (Baca sebagai contoh ya) lepas berpikir, saya menjawab "Sebab orang tu suka bila kita katakan"

Jadi, di sini saya nak katakan lah, yang saya SAYANG KALIAN SEMUA.

tu jee. muahh muahh

:D

*  *  *  *  *  *  *  *  *  *  *  *  *  *  *  *  *
Kawan,
saat bertemu dengan para sahabat hari ini,
sudahkah engkau sampaikan cinta bagi mereka?
Semua orang dekat baik di mata maupun di hati?
Semua orang dekat baik karena darah maupun pertalian aqidah?
Tidak!

Mungkin begitu tangkismu.
Kebersamaanmu dengan mereka lebih karena tuntutan kerja dan aktifitas,
mungkin itu jawabnya.
Tak biasa!
Barangkali demikian kau bilang.
Toh, obrolan dan jalan bersama sudah menunjukkan cinta.
Hingga ia tak harus diuntai dalam kata.
Sedang sikap dan perhatian lebih menunjukkan rasa yang kau punya untuk mereka.
Bisa jadi demikian halnya.
Namun, alangkah indah jika engkau coba Sabda kekasihNya.


Dari Abu Karimah Al Miqdad bin Ma'dikariba ra, dari Nabi SAW, beliau bersabda: Apabila seseorang mencintai Saudaranya, beritahukanlah kepadanya bahwa ia mencintainya. (HR Abu Daud)
  
Dari Anas ra, ia berkata: 
Ada seorang laki-laki duduk di hadapan Nabi SAW, kemudian ada seseorang yang lewat di situ, lalu orang yang duduk di hadapan Nabi berkata: Ya, Rasulullah, sesungguhnya saya mencintai orang itu. Nabi SAW bertanya: Apakah kamu sudah memberitahukan kepadanya?? Dia menjawab: belum. Beliau bersabda: Beritahukanlah kepadanya! Kemudian dia menemui orang itu dan berkata: Sesungguhnya saya mencintaimu karena Allah. Orang itu menjawab: Semoga kamu dicintai oleh Zat yang menjadikanmu mencintaiku karenaNya. (HR Abu Daud)

Kawan,
pernahkah engkau mengunjungi kerabat,
saudara dan sahabat,
hanya karena engkau ingin mengunjunginya?
Semata karena ingin menjalin tali cinta?
Tidak sempat.
Bisa jadi seperti itu alasanmu.
Terlalu banyak pekerjaan dan urusan yang tak mungkin ditinggalkan.
Kawan,
pernahkah engkau menelepon 'hanya' untuk sekedar bersilaturahim?
Sekedar menyapa, mendengar suara di seberang sana dan menanyakan kabarnya?
Ah, tak terpikirkan.
Dapat pula itu ungkapmu.
Sedang masih banyak nomor terkait kewajiban menunggu untuk dihubungi.
Mungkin ada baiknya, jika engkau dengar sabda Sang Nabi berikut ini.

Dari Abu Hurairah ra, dari nabi SAW, beliau bersabda: 
Sesungguhnya ada seseorang akan berkunjung ke tempat Saudaranya yang berada di desa lain, kemudian Allah Ta'ala mengutus malaikat untuk mengujinya. Setelah malaikat itu berjumpa dengannya ia bertanya: Hendak kemanakah kamu?? Ia menjawab: Saya akan berkunjung ke tempat saudaraku yang berada di desa itu. Malaikat bertanya lagi: Apakah kamu merasa berhutang budi padanya sehingga merasa perlu mengunjunginya? Laki-laki itu menjawab: Tidak. Aku mengunjunginya semata karena aku mencintainya karena Allah Ta'ala. Malaikat kemudian berkata: Sesungguhnya saya adalah utusan Allah untuk menjumpaimu, dan Allah mencintaimu sebagaimana kamu mencintai saudaramu karena Allah. (HR Muslim)

Kawan,
sudahkah kau jabat tangan saudaramu ketika bertemu?
Sudahkah kau peluk keluargamu hari ini?
Pasti,
seperti itu barangkali kau sampaikan.
Karena itu telah menjadi kebiasaan masyarakat.
Bukan, sahabat!
Karena ia adalah sesuatu yang disunnahkan.
Menjadi penggugur dosa para pelakunya.
Mewujudkan cinta para penghasungnya.
Semoga berita yang dibawa sahabat dari sang pembawa risalah meneguhkanmu.



Dari Abu Hurairah ra, ia berkata: Nabi SAW mencium Al Hasan bin Ali ra, kemudian Aqra' bin Habis berkata: Sesungguhnya saya memiliki sepuluh anak, tetapi saya tidak pernah mencium seorang pun dari mereka. Maka Nabi SAW bersabda: Barangsiapa tidak mengasihi ia tidak akan dikasihi.
(HR Bukhari dan Muslim)



Dari 'Aisyah ra, ia berkata: Zaid bin Haritsah datang ke Madinah dan Rasulullah SAW sedang berada di rumahku, kemudian ia datang dan mengetuk pintu, lantas Nabi SAW bangkit dan menarik kainnya, serta memeluk dan menciumnya.?
(HR Tarmidzi)


Dari Al Barra' ra, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: dua orang islam yang bertemu kemudian mereka berjabat tangan maka dosa kedua orang tersebut diampuni sebelum keduanya berpisah.
(HR Abu Dawud)

**credit ila sue n ain ^____^

SAYANG antunna SUME...!!
*hug..hug..everybody* 
:: rindukan dia fillah, inshaAllah kita pasti bertemu waktu dan tempat terbaik ::
READ MORE

Jalan Kesabaran

Saturday, May 22, 2010 1 comments


salam...

Tadi Kita belek2 emel. jumpa satu sesuatu yang lagi sekali Kita nak kongsi dengan semua...


Alangkah inginnya kita selalu memiliki perasaan itu, nyaman dalam keimanan sekaligus membanggakannya. Rasa yang semoga selalu hadir dan tidak pernah meninggalkan kita selama-lamanya. Buah dari penghargaan nikmat Allah bernama iman, juga pemahaman atas kalimat tauhid ; La ilaaha illallah.


Namun alangkah sulit memperolehnya. Sebab kita tak bisa selalu memenangkan setiap ujian. Sebab iman kita berfluktuasi sepanjang perjalanan hidup, sesuai penjagaan kita atas kualitasnya, dalam taat dan maksiat yang kita lakukan. Ia menebal menipis, menguat melemah, muncul tenggelam, atau bahkan sempat menghilang tanpa kita sadari.


Di sepanjang jalan kebenaran inilah, manajemen kesabaran untuk istiqomah di atasnya menemukan bentuknya. Bersama nafsu yang terus memberontak, menghendaki dunia yang terus bersolek dan menggoda, kalbu yang tak kunjung terbebas dari penyakit yang mengeruhkan kesuciannya, juga setan yang tak lelah memperdaya, kita berjuang mempertahankan iman. berbagai kesulitan, berbilang kelelahan, dan sejumlah besar ujian menghadang di hadapan, sulit, rumit, berat, dan menjerat, meski kita menempuh jalan dakwah dan sibuk dengan berbagai aktifitas untuk Islam.


Kapankah semua ini akan berakhir, jika kedatangannya bertubi-tubi bagai air bah ?? akankah kita memenanginya, atau malah menyerah kalah ?? Sering rasa takut gagal dan tidak bisa tegar menghadapi dan menanggung berbagai macam cobaan yang menyelinap dalam jiwa.

 Itu menyesakkan dada dan menggetarkan pijakkan kaki.


Dan jika rasa lelah mendera, bermuhasabah adalah solusinya. 


Akankah kita berhenti jika perjalanan sudah sejauh ini ?? 


Sebab, bisa jadi ia sudah mengambil separuh, bahkan lebih usia kita. Bukankah hanya sedikit lagi yang tersisa, hanya sebentar lagi waktu yang ada ??


Tentu kita tidak ingin menyia-nyiakan amal shalih yang pernah ada. Kepayahan dan kepenatan yang pernah kita alami, hanya membutuhkan kesabaran sedikit lagi, sesaat saja !!


Maka kita harus banyak bersabar dan lebih banyak lagi bersabar. Berjuang lebih keras untuk mengupayakan berbagai penopang kesabaran, sebab ia sangat berguna. Hingga Allah memberi rezeki berupa kemampuan untuk bersabar. 


"Barangsiapa berusaha bersabar, maka Allah akan memampukannya untuk bersabar," demikian Rasulullah SAW pernah bersabda.




Pada banyak halnya, selain pencapaian derajat iman tertentu, berbagai kesulitan yang menghadang, seringkali membuat kita mengerti dan memahami makna iman, beserta hikmah yang terkandung di dalamnya, jauh lebih dalam. Teks-teks yang pernah kita pelajari dan hafalkan seperti tawakal, inabah, khasyyah, taubat, yakin dan ridha, memberi rasa manis berbeda, yang tidak bisa kita capai sebelumnya, di ruang-ruang kelas itu.


Maka alangkah indahnya jika buah dari kehilangan adalah bersimpuhnya kita di hadapan Allah, seraya menangis dalam kefakiran yang nyata kepada-Nya, serta melazimi khalwat yang intim dengan-Nya. Insyaallah, tidak ada nada yang sia-sia. Maka marilah kita bekerja !! sebab Allah, rasul-Nya dan orang-orang beriman akan melihat pekerjaan kita... ^^
READ MORE

Kembalikan Semua Kepada Allah swt

Wednesday, May 12, 2010 3 comments
Bismillah...

Kali ni Kita nak kongsi satu kata2 dari Ibnu Qayim rahimahullah. Ibnu Qayim banyak mengukir kata2 puitis yang menyentuh. Ni salah satunya. Sangat terkait dengan kehidupan. Lebih2 lagi kehidupan kita ni mesti terkait dengan hati.


Sungguh hati itu mempunyai kekasatan yang tidak bisa dihaluskan 
kecuali dengan kembali menghadap kepada Allah,
Hati juga mempunyai rasa terancam yang tidak bisa dihilangkan 
kecuali dengan suasana intim dan dekat dalam kesendirian bersama Allah,
Hati juga mempunyai kesedihan yang tidak mungkin diusir 
kecuali dengan rasa bahagia yang muncul dari ma'rifah kepada Allah dan hubungan yang baik denganNya,
Hati juga mempunyai kegelisahan yang tidak bisa ditenangkan 
kecuali dengan berhimpun kepada Allah dan lari mendekat kepada Allah,
Hati juga mempunyai api yang membakar yang tidak bisa dipadamkan 
kecuali dengan redha terhadap perintah, larangan, ketetapanNya, serta sabar sehingga saat bertemu denganNya,
Hati juga mempunyai keinginan yang besar yang tidak bisa dihentikan 
kecuali bila hanya Allah swt sahajalah yang diinginkan,
Hati juga memiliki kepapaan yang tidak mungkin dicukupi 
kecuali dengan cinta kepadaNya, sentiasa berzikir dan ikhlas kepadaNya,
Andai seluruh dunia ini diberikan untuk mencukupi kepapaan itu, niscaya kepapaan itu takkan pernah tercukupi juga


READ MORE

"duri"

Saturday, May 8, 2010 2 comments
Hidup di dunia yg penuh dengan noda
Harus berpijak dengan hati-hati
Kalau tak, akan tertusuk duri
Tapi, terkadang bila kaki terinjak duri
Diri jadi belajar
Apa itu dunia...
Jika tidak, jadilah katak bawah tempurung
Bahagia di dunia sendiri
Yg entah di mana

Bila kepala terhantuk dengan ujian dunia
Datang dari manusia yg tidak manusiawi
Diri jadi sakit
Tapi itulah terbaik
Diri jadi belajar
Mana manusia, mana jin
Apa itu baik, apa itu jahil
Apa itu adil, apa itu zalim

Bila hati tersulut marah
Kembalikan semua urusan pada Allah


Jadilah pemaaf dan suruhlah org mengerjakan yang ma'ruf, serta jangan pedulikan org2 yg bodoh. Dan jika syaitan datang menggodamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sungguh, Dia Maha Mendengar, Maha Mengetahui.
Al-A'raf:199-200
READ MORE

MAAF

Wednesday, April 14, 2010 0 comments
nak jadi seperti kisah zaman Rasulullah, hanya kerana meMAAFkan orang setiap malam sebelum tidur, dia menjadi antara penghuni syurga

nak jadi seperti Rasulullah...
peMAAF pada wanita buta, sentiasa menyuapkan makanan walau dicaci dan dihina depan mata.
akhirnya kalimah syahadah terluncur dari yahudi tua itu

nak jadi penYABAR, tidak mengeluh, merungut sebelum memaafkan

nak jadi org yg BERLAPANG DADA, teguh hadapi ujian, jauh dari ragu2 takdir yg tertulis, terima penuh redha sebelum merungut.

nak jadi org yg TABAH, sentiasa kuat hatinya. Menangis hanya depan Rabul 'alamin. mengaduNya sepenuh hati

Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh. Dan jika setan datang menggoda kamu, maka berlindunglah kepada Allah. Sungguh, Dia Maha Mendengar Maha Mengetahui (7:199-200)


"Ya Allah yang Maha Perkasa, perkasakan aku dengan keperkasaan Mu. Ya Allah yang Maha Pemaaf, suburkan kemaafanku dengan kemaafan Mu. Ya Allah yang Maha Bijaksana, bijakkan hatiku dengan kebijaksanaan Mu.Pimpinlah aku ya Allah..."


READ MORE

sahabat

Tuesday, April 13, 2010 0 comments
buat semua yang bergelar sahabat...



ERTI PERSAHABATAN
Saat gembira tertawa
Saat berduka kita sama-sama
Duduk bermuram durja

Kita saling memerlukan
Menghormati satu ikatan
Itulah... ertinya persahabatan

Ada kalanya terkasar bahasa
Tapi kita saling memaafinya
Pahit manis kecapi bersama
Bersatu hadapi segala... oohhh

Bersamalah teman kita hargai
Mahkota suci... oohhh
Bersamalah teman kita harungi
Istana erti persahabatan

Berkekalanlah hendaknya
Kemesraan diantara kita
Seandainya tak lagi bersama
Semat kenangan mengusik jiwa... oohhh
(mettalian)



Erti Persahabatan Ini
Hembusan Bayu Lembut BErtiup
Deru Ombak Yang Memukul Pantai
Sayu Hati Bila Terkenangkan
Memori Indah Bersama
Dengarkanlah Lagu Kuciptakan
Tanda Ingatan Tulus Buatmu
Moga Abadi Di Sanubari
Bersemi Buat Selamanya

Segala Yang Manis Pasti Ada Pahitnya
Begitulah Jua Hidup Bersama
Segala Yang Indah Jadikan Hiasan
Segala Yang Buruk Jadikan Sempadan

Masih Segar Di Ingatan ku Sentiasa
Kenangan Menggamit Rasa
Tempuhi Onak dan Duri
Itulah Yang Diharungi
Janji Yang Telah Kita Bina
Tetap Kekal Abadi

Seandainya Dugaan Datang Menerpa
Hingga Dirimu Terluka
Usah Ditangis Hibanya
Kerna aku Bersamamu
Mengubat Hati Yang Duka
Demi Janji Kita

Marilah Suburkan Kembali
Hubungan Dengan Kejujuran
Leraikan Segala Impian
Buktikan Dengan Keikhlasan
Moga Persahabatan Ini
Mengajar Erti Kehidupan
Dalam Rahmat Tuhan Yang Esa
Bahagia Selamanya
(de hearty)

READ MORE

Muhammad Rasulullah s.a.w

Friday, February 26, 2010 0 comments
Bismillahhirrahmannirrahim...
segala pujian dan selawat ke atas baginda.

Nak post sesuatu tentang Rasulullah. Hari ni hari lahir baginda. Tapi tak pandai mengungkap indah bagaimana kehidupan Rasulullah. Bagaimana pengorbanan yang dilalui sehingga kita dapat merasakan nikmat Islam.


Rasulullah...

teringat kisah baginda bagaimana memulakan dakwah. Didustakan kaum musyrikin, dicaci, berlapar kerana boikot dan dilempar batu hingga mengalir darah di kedua kakinya semata mahu mereka dapatkan kebenaran.

teringat kisah Rasulullah bagaimana debaran perjalanan baginda dengan Abu Bakar, hampir dibunuh dalam hijrah demi mahu Islam tetap terpelihara.

teringat kisah Rasulullah memohon pada Allah kemenangan dalam perang Badar kerana jika tentera Islam musnah di perang Badar tiada lagi yang akan menyembah Allah di bumi.

teringat kisah Rasulullah yang cedera di perang Uhud, akibat ketidaktaatan pada perintah pemimpin.  Baginda pengsan dengan wajah terluka, lutut terkoyak, bibir bawah berdarah, serpihan topi besi baginda tertancap di pipi.

banyak lagi....
semua org pun tau kehidupan Rasulullah bagaimana...
semua org pun tau apa yang Rasulullah lakukan...
sesungguhnya dia kekasih Allah 
tapi baginda juga seorang bapa, suami, pemerintah, sahabat etc
tetap menyampaikan Islam 
sampaikan dengan sempurna
buat panduan kita semua
pengorbanannya yang tiada tolok bandingan
memang syuga teratas layak buatnya
betapa Rasulullah kasihkan umatnya....
menyebut ummati...ummati....ummati...
di saat sakaratul maut
merisaukan bagaimana keadaan KITA SEMUA setelah ketiadaannya...

"Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua perkara pada kalian, Al Qur'an dan sunnahku. Barang siapa mencintai sunnahku, bererti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk syurga bersama-sama aku." Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang dan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu. 
Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya. Usman menghela nafas panjang dan Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. 
Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. "Rasulullah akan meninggalkan kita semua,"keluh hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu, hampir selesai menunaikan tugasnya di dunia. 
Tanda-tanda itu semakin kuat, tatkala Ali dan Fadhal dengan cergas menangkap Rasulullah yang berkeadaan lemah dan goyah ketika turun dari mimbar. Disaat itu, kalau mampu, seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu.
leh tgk sambungan kat sini*. mst tgk

teringin bertemu Rasulullah syurga nanti...
terbayang dapat berbual dan bersenda gurau dengan Rasulullah...
rindu pada Rasulullah...

Allahhumma soli 'ala saidina Muhammad...
Allahhumma soli 'ala saidina Muhammad...
Allahhumma soli 'ala saidina Muhammad...



* jzkk cik demoiselle. akhirnya saya jumpa video khutbah rasulullah ^^
READ MORE

GOOGLE vs. Yusuf Estes - Owner of YoutubeISLAM

Saturday, February 20, 2010 3 comments
Bismillah...

Hari ni belek-belek laman web dakwah.info. Terbaca satu post yang menarik minat. tentang YouTube dan YoutubeISLAM. Dalam nak bawa Islam ke dunia, memang banyak dugaan dan cabaran yang mendatang. Dugaan dan ujian itu nak tengok sejauh mana orang yang nak menyampaikan Islan itu benar-benar nak bawa Islam. Jika semuanya atas niat hanya kerana Allah, ikhlas buat Dia...inshaAllah, semua pun akan diharungi dengan sabar. Sebagaimana Rasulullah, para sahabat, tabiin serta tabi' tabiin hadapi cabaran dalam membawa dan menyampaikan Islam, begitu juga generasi sekarang. Tapi cabaran itu malah membuat hati mereka bertambah kuat. Kerana itulah sunnatullah.

orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepadanya, " Orang-orang (Quraisy) telah  mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, maka takutlah kepada mereka," ternyata ucapan itu menambah kuat iman mereka dan mereka menjawab, "Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung." 3:173

Indahkan ayat di atas tu. Cuba perhati betul2 dan hayati.


Google and YouTube are stealing youtubeislam.com


Bukan setakat Yusuf Estes, ada lagi yang lain yang turut hadapi perkara yang sama. Penentangan dari mereka yang tak mahu Islam itu naik. Kerana mereka tau Islam akan menjatuhkan kekuasaan mereka, kedudukan mereka yang Taghut. Membuat bontot panas tak senang duduk. AlHaq akan menghapus Kebatilan. Semoga para penyampai Islam tetap kukuh dalam menjalankan tugas Khalifah Allah. 

Lepas tu, belek2, tekan2.. terjumpa bagaimana pak cik Yusuf  ni masuk Islam. Rupanya dia adalah seorang preacher dalam agama dia dulu. Hidayah Allah nak ketuk pintu hati sesiapa pun yang Dia mahu. 

Pastu tertarik gak ngan satu video ni. Semoga kita semakin menghargai nikmat Islam dan Iman yang kita dapatkan. Alhamdulillah dapat lahir langsung dalam Islam. Alhamdulillah buat yang da revert Islam. Tapi bagaimana dengan orang bukan Islam yang masih belum mengerti Islam. dan bagaimana ngan orang disekeliling kita yang Islam hanya pada nama tapi tiada pada perbuatan sehari-hari. Kesian mereka (-_-'). Hidayah Allah tu bukan semata menunggu Dia turunkan cam 'pap!' ke dalam hati. Tapi Hidayah Allah tu ada kat mana2 sebenarnya. Kita nak cari atau tak, kita nak hayati atau tak...di Quran, sirah Rasulullah...dan alam syahadah ini....



p/s: terima kasih cik yana sebab da membantu. Semoga Allah balas dgn lbh baik. dan maafkan segala silap salah... (-_-"). sob3..

p/s: tak jd signature T-T
READ MORE

Al-Quran - Al-Hal wal Murathal

Thursday, February 11, 2010 0 comments
Dari Ibnu Abbas ra, beliau mengatakan ada seseorang yg bertanya kpd Rasulullah SAW  "Wahai Rasulullah amalan apakah yg paling dicintai Allah ? Beliau menjawab "Al-Hal wal Murtahal ." orang ini bertanya lagi, "Apa itu al-hal wal murtahal wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Yaitu yg membaca al-Quran dari awal hingga akhir.Setiap kali selesai ia mengulanginya lagi dari awal." (HR.Tirmidzi)
Generasi Sahabat dapat menjadi generasi terbaik adalah karena mereka memiliki ihtimam yg sangat besar terhadap alqu'ran...

Sayid Qutub menyebutkan tiga yg menjadi rahasia mereka menjadi generasi terbaik seperti itu: 

pertama, karena mereka menjadikan alqur'an sbg satu-satunya sumber pegangan hidup, sekaligus membuang jauh-jauh berbagai sumber-sumber kehidupan lainnya. 

kedua, ketika membacanya mereka tidak memiliki tujuan-tujuan untuk tsaqafah,pengetahua n,menikmati keindahan ataupun tujuan-tujuan lainnya.Namun tujuan mereka hanya semata-mata untuk mengimplementasikan apa yg diingkan Allah dalam kehidupan mereka. 

ketiga, mereka membuang jauh-jauh segala hal yg berhubungan dgn masa lalu ketika jahiliyah. Mereka memandang bahwa islam merupakan titik tolak perubahan, yg sama sekali terpisah dgn masa lalu, baik yg bersifat pemikiran ataupun kebudayaan. 

Tilawah quran, itulah kunci utama kesuksesan mereka. Imam Syahid Hasan al-banna mengatakan, "Usahakan agar anda memiliki wirid harian yg diambil dari kitabullah minimal satu juz/hari dan berusahalah agar jangan mengkhatamkan al-qur'an lebih dari sebulan dan jangan kurang dari tiga hari."

Ibnu Shalah ra mengatakan, "Membaca Al-Qur'an merupakan kemuliaan, dengan kemuliaan itu Allah hendak memuliakan manusia. Bahkan Malaikat pun tdk pernah diberi kemuliaan semacam itu, malah mereka justru selalu berusaha mendengarkannya dari bacaan manusia."

Semoga Allah swt selalu meneguhkan keikhlasan kita untuk selalu dekat dgn alquran, minimal tausiyah ini mampu meredam kegalauan kita yg hampir setiap waktu ber-irisan dengan kesibukan duniawi...

Wallhu'alam bis showab

Akh Deri
READ MORE

Tiga Duri di Jalan Dakwah

Thursday, February 4, 2010 2 comments
(Tadabur QS Ali Imron Ayat 146)
Dakwah adalah sebuah perjalanan panjang yang takkan pernah sepi dari rintangan dan cobaan bagi mereka yang melaluinya. Usianya lebih panjang dari penyeru dakwah itu sendiri. Para Rosul dan Nabi yang telah merintis dan melaluinya telah memberikan banyak pelajaran bagi mereka yang meneruskan estafet dakwah ini. Al-Quranpun telah mengabadikan risalah panjang ini.

Rintangan dan ujian dalam berjuang di jalan dakwah adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari bahkan lari darinya. Ia pasti akan menghampiri, jangan pernah berhenti, karena para nabi dan pengikutnya tak pernah berhenti ataupun lemah karena rintangan ini.

Nabi Nuh telah menghadapi cacian kaumnya, nabi Ibrahim dibakar dalam nyala api, nabi Isa dimusuhi, bahkan nabi Muhammad SAW mendapat ancaman dibunuh setelah sering kali mendapat cacian, hinaan dan penyiksaan. Tak ada satupun dari mereka yang bergeming, ataupun lemah lalu berhenti dalam dakwahnya kecuali tetap kokoh dan semakin gigih dalam mengajak untuk menyembah Allah SWT semata.
Allah swt berfirman :
وَكَأَيِّنْ مِنْ نَبِيٍّ قَاتَلَ مَعَهُ رِبِّيُّونَ كَثِيرٌ فَمَا وَهَنُوا لِمَا أَصَابَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَا ضَعُفُوا وَمَا اسْتَكَانُوا وَاللَّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ
Di dalam ayat yang saat ini kita tadaburi memberikan sebuah pelajaran dalam sebuah perjuangan. Dalam perjuang para rasul dan para pengikutnya, mereka tidak pernah berputus asa, menjadi lemah ataupun berhenti dalam dakwah atas cobaan yang menimpah mereka. Di dalam ayat ini ada 3 sifat yang menjadi duri di jalan dakwah, sifat yang mesti diwaspadai oleh para dai penyeruh kebenaran sehingga mereka tidak terjatuh dalam golongan orang-orang yang berjatuhan di jalan dakwah.

Sifat pertama adalah: sifat wahn (Famaa wahanu). Sifat wahn dapat diartikan seperti dalam sebuah hadist ketika para sahabat bertanya kepada Rosulullah tentang sebuah penyakit wahn: “Wama al-wahn ya Rosulallah?” Rasulullah menjawab :”Hubbuddunya wa karohiyatul maut”. Wahn adalah sifat cinta dunia dan takut mati. Sifat wahn banyak membuat para penyeruh dakwah berguguran, boleh jadi karena tidak kuat atas siksaan, ataupun godaan dunia yang melenahkan. Seorang yang telah memasuki arena dakwah dalam pertarungan hak dan kebatilan akan dihadapkan dengan hal ini. Sekali lagi sejarah telah menceritakan itu. Bukankah Rasulullah juga ditawari harta yang bergelimang? Tawaran untuk menjadi penguasa di jazirah arab? Serta dijanjikan wanita arab yang paling mempesona (ajmalu nisail ‘arob)? Asalkan Rasul meninggalkan dakwahnya. Namun jawaban yang Rasulullah katakan: “Kalaupun sekiranya mereka meletakkan matahari ditangan kananku dan rembulan ditangan kiriku niscaya aku tidak akan meninggalkan dakwah ini”.

Sifat kedua adalah: (Wama dho’ufu) atau sifat dho’f yaitu sifat lemah. Tentulah sebuah keharusan ketika sebuah kebenaran berteriak lantang dan mulai menyadarkan kebisuan dan keterlenaan banyak orang, dakwah akan berhadapan dengan sebuah kekuatan yang akan menghadangnya. Begitulah ketika Fir’aun menghadang dakwah nabi Musa, begitulah ketika Abu Jahal dan Abu Lahab menghalang-halangi dakwah Rosulullah. Begitulah Gamal Abdul Naser menghalangi dakwah Al-Banna dan Ikhwan. Namun mereka tidak pernah merasa lemah atas apa yang menimpa mereka. Inilah pelajaran penting dari dakwah bahwa sifat tsabat adalah sebuah keharusan yang harus dimiliki bagi pengembannya.

Sifat ketiga adalah: (Wamastakanu) adalah sifat istikan, yaitu sifat berdiam diri. Wamastkaanu: Mereka tidak pernah berdiam diri, para dai terus bergerak di tengah kesulitan dan cobaan. Seorang dai sejati tidak pernah menunggu panggilan untuk berdakwah. Bagaimana mungkin ia akan bisa berdiam sedangkan kemungkaran berada di sekelilingnya. Ketika dakwah belum juga menampakkan hasilnya, maka tidaklah membuat dai kemudian berdiam diri, karena yang dituntut darinya bukanlah hasil. Namun yang dipinta darinya hanyalah amal, sedangkan hasil adalah urusan Allah semata.

Ketiga hal di atas : Wahn, dho’f dan istikan hendaklah mesti dihindari dan dibuang jauh-jauh dari kamus para dai. Maka dari itu untuk menjaga kualitas ruhiyah agar tetap tsabat para pejuang dakwah hendaklah tidak bosan-bosan untuk mengulang-ulang sebuah doa yang juga diucapkan oleh para nabi dan pengikutnya, dalam ayat selanjutnya, ayat 147 disebutkan : 
Robbanaa ighfir lana dzunubanaa wa isrofanaa fii amrinaa wa tsabbit aqdaamanaa wanshurna ‘alal qoumil kafiriin”. 
Artinya: Wahai Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, dan sikap berlebihan kami dalam urusan kami, kuatkanlah langkah kaki kami, dan tolonglah kami atas orang-orang yang kafir”.

Semoga Allah menguatkan langkah kita dalam menapaki jalan dakwah ini. Tsabat atas ujian dan rintangan yang menghadang di atas jalan ini. Amiin...

Wallahu a’lam bishowab.
Washolallhu ‘ala muhammadin wa ‘ala alihi wa shohbihi wasallam

Oleh : Zulhamdi M. Saad, Lc (pengurus IKADI)
(copy paste )
READ MORE