JalanKitaBersama

"Katakanlah(Muhammad), 'Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan yakin, Maha Suci Allah, dan aku tidak termasuk orang-orang musyrik'"
(Yusuf:108)



lucu

Thursday, April 5, 2012 0 comments



lucu lucuu

jaga adrenalin masing-masing
jangan mudah marah
tak baik untuk kesehatan iman

hehe

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلاً قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَوْصِنِي، قَالَ : لاَ تَغْضَبْ فَرَدَّدَ مِرَاراً، قَالَ: لاَ تَغْضَبْ

[رواه البخاري]

Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu sesungguhnya seseorang bertanya kepada Rasulullah sholallohu ‘alaihi wa sallam : (Ya Rasulullah) nasihatilah saya. Beliau bersabda : Jangan kamu marah. Beliau menanyakan hal itu berkali-kali. Maka beliau bersabda : Jangan engkau marah.
(Riwayat Bukhori )
READ MORE

doa best!

Thursday, October 20, 2011 0 comments
salam ukhuwah :)

sesekali menerjah masuk adakalanya bagus juga.
dapat lihat perjalanan hidup alamiahnya seorang daie.
kadang-kadang malu nak tulis perkataan tu.
daie
.
.
.
malu betul.

nikmat yang manakah lagi yang masih kita dustakan?
setelah nikmat sekarang ini telah Allah kurniakan.
lihatlah Nabi Nuh as
common character baginda adalah seorang yang bersyukur.

meleleh peluh cerita mende yang sama kan?
suma orang pasti sudah tahu baginda bekerja keras berapa tahun..

seribu dikurangi lima puluh.
dikata gila
dikata bo_oh
suma itu seperti mainan di cuping telinganya.
tak sampai pun ke hati baginda.

gayanya seperti seorang yang nerd
tapi 
dalaman nya tersusun rapi
ruhinya
tersusun ALLAH..ALLAH..ALLAH..

ALLAH GHAYATUNA.

ghayah baginda adalah Allah.
pastinya baginda sebagai role model pada waktu itu.
dan yang mengikutinya cuma beberapa kerat.
dari beribu ummatnya, delapan puluh lebih sahaja yang menyahut.

letakkan diri anda di dalam kasut baginda.
dan pakai la buat jalan-jalan..
pastinya hati kamu panasss setelah berdiri di dalam kasut baginda.
panas yang bukan kepalang.

inilah yang dikatakan SYUKUR.
pung pang plang plungg
kata syukur itu
definisikan syukur ini
berkata sendiri sudah bersyukur..

mari muhasabah teman kita di jalan ini.

siapa ghayah kita?
untuk apa mujahadah kita?
sampai mana tawakal kita?



suka dengar ini bila pagi2~
READ MORE

I Love You, RAMADHAN

Saturday, August 6, 2011 0 comments
READ MORE

PESTA DATANG LAGI!!

Thursday, August 4, 2011 1 comments
pesta pa??
ush...usy...(geleng kpala)
sat noe..



SELAMAT MENYAMBUT RAMADHAN BUAT SEMUA MUSLIMIN dan MUSLIMAT!!!

Nikmatilah kasih sayang dan hadiah RAMADHAN dari Allah

ALHAMDULILLAH kita dah sampai pada Ramadhan (da hari ke 4 pun, tak sangka cepatnya masa berlalu. huk..huk..ape jela yang saya da buat 4 hari lepas?? T____________T)

erm...
PINTU NERAKA TERTUTUP..
SYAITAN KENA IKAT..
PINTU SYURGA TERBUKAK..
MANUSIA TEND TO BE A BAIK PEOPLE..
WAAUUU!
syok nyer BULAN RAMADHAN NI!!!!

jadi
JOM KITA BERLUMBA2 GRAB SEBANYAK2NYE GANJARAN weyhhh!!!!!!!!!!!!!!!!
yeay.yeay..yeay!!!!

Kita pergunakan 26 hari lagi yg tinggal untuk:
 MEMBERSIHKAN HATI
MEMBERSIHKAN TUBUH
MENDEKAT DIRI PADA ALLAH
MUJADITUN LI NAFSI
BERPUASA MAKSIAT dan DOSA serta SYAHWAT
BERSABAR dan SALING MEMAAFKAN
etc...
sob...sob..sob...

semoga kita
RAMADHAN ini TAK BERLALU SIA-SIA (sape tau ntah2 ni ramadhan yg last..) 
dan
sampai pada MALAM LAILATULQADAR


amien..

pesta ibadah. yuhuuu!!!
READ MORE

I Believe

Saturday, June 25, 2011 0 comments

Percayakan takdir Allah yg telah tersusun cantik untuk kita

Takkan ia menzalimi hamba2Nya

Imam ibn Al-Jawzee was once asked: “Is it better for me to make Tasbih (praise Allah) or to make Istighfar (seek forgiveness)? He replied: “The dirty robe is more in need of soap than perfume

READ MORE

TSIQAH dan I'TIMAD KEPADA ALLAH SWT

Monday, June 20, 2011 0 comments
Berikut adalah kisah nyata yang pernah disampaikan oleh Syekh Muhammad Hassan, semoga Allah SWT memberkati ilmu dan umurnya

Kisah tentang seorang wanita yang ditinggal pergi oleh suaminya karena suatu urusan, kepergian yang berkepanjangan.

Wanita tersebut menuturkan:

Saat suami saya pergi, dan ternyata kepergiannya berkepanjangan, saat itu tinggal bersama kami orang tua suami yang sudah sangat berumur dan menderita penyakit yang sudah sangat parah. Dan – Alhamdulillah – kami dikaruniai Allah SWT seorang anak perempuan yang masih kecil. Keluarga kami adalah keluarga yang sangat miskin, jika kami makan siang, maka kami tidak makan malam, dan sebaliknya. Kondisi seperti ini sudah berlangsung lama pada keluarga kami.

Pada suatu malam, saat kami sedang menderita kelaparan dengan sangat berat, tiba-tiba anak perempuannya terkena demam serius, badannya sangat panas, tubuhnya menggigil dengan sangat kuat, padahal bapak mertua juga tidak dalam keadaan yang baik, saya sendiri juga sangat lapar, dan perut sudah berkelit-kelit. Saat itu saya teringat kepada Q.S. An-Naml: 62

أَمَّنْ يُجْيْبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوْءَ ... [النمل : 62]

Atau siapakah yang memperkenankan (do'a) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdo'a kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan

Ya, betul, bukankah kami sedang dalam kesulitan dan kesulitan, bukankah kami dalam keadaan lapar, sakit, fakir, kanker, dan … banyak dosa?

Teringat ayat tersebut, saya segera berwudhu, lalu aku basahi potongan kain dengan air, lalu saya tempelkan pada dahi putri saya, maksudnya adalah mengkompress-nya agar panasnya mereda, sebab kami tidak mempunyai es untuk mengkompresnya. Setelah itu aku berdiri untuk melakukan shalat hajat. Selesai shalat, saya berdo’a kepada Allah SWT. Lalu kuganti kain kompres yang telah mongering dengan kain basah yang baru, lalu aku shalat lagi dan berdo’a lagi, begitu seterusnya berulang-ulang aku melakukannya.

Tiba-tiba pintu rumah diketuk orang dan saat saya buka, ternyata seorang dokter berdiri di depan pintu. Dokter? Ya.. yang berdiri di depan pintu adalah seorang dokter yang datang ke rumah kami di tengah malam. Sang dokter bertanya: “Mana putrimu yang sakit itu?”. Sambil menyimpan rasa bingung dan belum hilang rasa terkejut saya, saya menjawab: ‘Ada di dalam. Sang dokter masuk rumah dan langsung memeriksa putri saya. Selesai memeriksa, sang dokter menyuguhkan faktur biaya yang harus kami bayar. Maka saya pun menjawab: “Mohon maaf, karena kami tidak memiliki apa-apa, kami tidak mempunyai uang, kami tidak mempunyai sesuatu apa pun untuk membayar tagihan ini.

Sambil marah sang dokter menjawab: “Kalau memang tidak mempunyai apa-apa, kenapa kamu menelpon kami di tengah malam, sehingga saya tergopoh-gopoh bangun dan berangkat ke tempat ini!”.

Wanita itu menjawab sambil gemetaran karena teringat harus membayar biaya pemanggilan dokter, biaya periksa dan biaya obat: “Mohon maaf dokter, di rumah kami tidak ada telpon!”.

Dengan bingung dokter menjawab: “Bukankah ini rumah si fulan?”

Sang wanita menjawab: “Bukan, si fulan itu adalah tetangga sebelah kami”.

Dokter terdiam sejenak, lalu pergi berpamitan.

Tidak berapa lama dokter itu datang lagi sambil menangis, dan ia berkata: “demi Allah, saya tidak akan keluar dari rumah ini sebelum kami mengetahui kisah kalian, sebab, saat kami datangi rumah si fulan itu, mereka dalam keadaan tidur semua, dan saat kami bangunkan, mereka ternyata tidak memiliki anggota keluarga yang sakit”.

Maka wanita tersebut menceritakan kondisinya secara lengkap, termasuk cerita tentang bagaimana ia memohon kepada Allah SWT, sehingga sang dokter itu tiba.

Segera sang dokter itu pergi lalu kembali lagi dengan membawa makanan dan kebutuhan rumah tangga lainnya, dia juga membawa obat. Lalu ia berkata kepada wanita tersebut: “Nanti setiap bulan insyaAllah aka nada yang datang ke sini untuk memberi kafalah kepada kalian, begitu seterusnya sampai waktu yang Allah SWT kehendaki”.

Sungguh, ini sebuah kisah yang menggambarkan betapa penting tsiqah dan I’timad (bersandar) kepada Allah SWT



(tekan sini)
READ MORE

10 Sahabat DiJamin Masuk Syurga

Wednesday, June 15, 2011 0 comments

Wa..hebatnya mereka. Allah dah jamin masuk syurga sewaktu masih di dunia

Kita?

JOM! Kita contohi mereka. Berlumba2 mengejar syurga!

YEAY!!
READ MORE

everythings begin with tarbiyah

Friday, June 10, 2011 1 comments

semua pun bermula dari tarbiyah

saya sedar tujuan hidup yang sebenar

menjadi jelas arah destinasi

belajar menjadi anak yang soleh/ah

mengenal indahnya ukhwah

merasai manisnya iman

belajar apa itu sabar

banyak lagi...

ini kerana tarbiyah
READ MORE

muntalaq

Tuesday, May 17, 2011 0 comments




jauhnya diriku
hala tujuku
dakwahku
keberadaanku
nasib ummatku
keberjayaan dakwahku
hubungan Rabbaniyahku
ketergantunganku..
masih jauh.

hanya aku disini
berdiri dengan azam
bermula dengan strategi
turun dengan aksi
tapi tiada persiapan diri.

melihat manusia dari kaca mata akhirat
melihat mereka..
sepertinya aku terjebak disini.

dahuluku sudah berlalu
namun aku sekarang masih berdiri
memastikan hala tuju ku itu
membuat persediaan untuk hari-hari mendatang..
Bangunlah diri demi ummat ini!
yang lemah longlai dipenatkan dunia
tercekik dek dunia animasi buatan manusia sendiri.

moga ini menjadi muntalaq buat diri ini.


READ MORE

nafas

Monday, May 9, 2011 0 comments
Bismillah:)

Alhamdulillahh,,masih lagi diizinkan bernafas dalam nafas tarbiyah dariNya yang Maha Agung ini.

First sekali nak BUZZ! blog yang sedang membina sarang labah-labah ni.hehe..bukan apa, insyaAllah, semakin kita meningkat dewasa dalam bayanganNya ini, semakin kita bertambah tanggungjawab, semakin kita diuji,semakin kita diminta untuk istiqomah di jalan ini. Ini lah jalan para penyambung dakwah yang sering kali dilupakan, dieksploitasi, diintai-intai orang malah disalah anggap sebagai terroris!.. Semoga tiap denyut nadi kita masih lagi mengingat Dia, si Empunya segala-galanya. Dan selagi adanya manusia yang berdiri menjejak kaki dibumi berpayungkan awan, nah..selagi itu ada tangan yang semakin giat mencoret sepotong dua bait kata.

Tarbiyah ini sangat mahal kan? Rasa tak?

Meh saya ajak antum semua untuk berfikir sesuatu yang antum dah pernah belaja di sekolah rendah dulu. Bayangkan antum berada di tepi pantai yang tenang. Pandanglah ke depan. Terlihat bentangan laut yang begituuu luas. Dan langit yang begitu indah dihiasi dengan corak-corak yang pelbagai dari awan. nah..sekarang, cuba celupkan jari ke dalam air laut tu. Lepas tu angkat. Perhatikan berapa banyak air yang akan jatuh dari hujung jari kita, dan bandingkan dengan laut yang terbentang luas di hadapan kita.

Sedikittt sangat kan? Itulah ilmu Allah:)

0.000000...1% adalah yang kita ketahui dari ilmu Allah. Yang selebihnya 99.999...9%, hanya Allah sahaja yang mengetahui.

Fuhh..banyakkan ilmu Allah. dan kepada siapa Allah junjungkan amanah menyampaikan yang 0.000000...1% ni?

Gunung? .. runtuhlah gamaknya..

Air? .. banjir lah dunia..

Haiwan? .. banyak spesis, yang mana satu?

Tumbuhan? .. bergoyang daunnya ikut angin bertiup, macammana nak tadbir bumi?

Dan manusia?

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi". Mereka bertanya (tentang hikmat ketetapan Tuhan itu dengan berkata): "Adakah Engkau (Ya Tuhan kami) hendak menjadikan di bumi itu orang yang akan membuat bencana dan menumpahkan darah (berbunuh-bunuhan), padahal kami sentiasa bertasbih dengan memujiMu dan mensucikanMu?". Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui akan apa yang kamu tidak mengetahuinya".

ya, manusia.

"Sesungguhnya Aku mengetahui akan apa yang kamu tidak mengetahuinya".

Senang je kan arahan Allah. Dan malaikat pun menurut tanpa alasan. Langsung. Justeru itu, kenapa bukan malaikat yang dipilih untuk menjadi pemikul-pemikul beban dakwah ni?

Punya lah patuh, tak mengeluh langsung. Tapi kenapa Allah pilih jugak manusia? Kenapa? Kenapa?

Sebab kita adalah MANUSIA. Cucu cicit Adam yang dahulunya penghuni syurga. Keturunan dari syurga lah kita ni kan. Nak katanya, Allah dah pilih kita siap-siap. Makan pakai Allah bagi, lapar Allah kenyangkan, nak tidur Allah nyenyakkan, nak refreshment Allah bagi alam, nak berhibur Allah bagi al-Quran, nak berteman Allah hidupkan pendamping untuk setiap satu manusia..nak apa lagi?? Allah bagi! Minta je, insyaAllah tertunai. Tapi ape Allah dapat? Adakah semua yang diberi itu akan mengurangi takhta kerajaanNya? Adakah akan mengurangi duit dan harta Yang Maha Esa? Adakah akan memenatkan Allah? Jawapannya : TIDAK.

Manusia ni sebenarnya tak memberi efek pun kepada Allah. Hidup ke manusia tu, makan ke manusia tu, penatnya manusia tu, semua Allah dah aturkan. Dalam hadis 40 Imam Nawawi,

Hadis riwayat al-lmam Muslim,

Daripada Abu Zar al-Ghifari r.a. daripada Rasulullah SAW berdasarkan apa yang diriwayatkan oleh Baginda daripada Allah SWT bahawa Dia berfirman:

Wahai hamba-hambaKu! Sesungguhnya aku mengharamkan ke atas diriKu kezaliman dan Aku jadikannya di kalangan kamu sebagai suatu  perkara yang diharamkan, maka janganlah kamu saling zalim-menzalimi.

Wahai hamba-hambaKu! Kamu semua sesat kecuali orang yang Aku hidayatkannya, maka hendaklah kamu meminta hidayat dariKu.

Wahai hamba-hambaKu! Kamu semua lapar kecuali orang yang Aku beri makan, maka hendaklah kamu meminta makan daripadaKu nescaya Aku akan berikan kamu makan.

Wahai hamba-hambaKu! Kamu semua telanjang kecuali orang yang Aku berikannya pakaian, maka hendaklah kamu meminta pakaian daripadaKu nescaya Aku akan berikan kamu pakaian.

Wahai hamba-hambaKu! Sesungguhnya kamu bersalah siang dan malam dan Aku mengampunkan semua dosa, maka mintalah keampunan daripadaKu nescaya Aku akan ampunkan kamu.

Wahai hamba-hambaKu! Selama-lamanya kamu tidak akan mampu memudharatkan Aku sehingga kamu boleh memudharatkan Aku.

Wahai hamba-hambaKu! Dan selama-lamanya kamu tidak akan mampu memberi manfaat kepada Aku sehingga kamu boleh memberi manfaat kepada Aku.

Wahai hamba-hambaKu! Sekiranya orang-orang yang terdahulu dan terkemudian dari kamu, manusia dan jin di kalangan kamu, sekiranya mereka semua mempunyai hati bertaqwa umpama hati orang yang paling bertaqwa di kalangan kamu, nescaya hal itu tidak menambahkan apa-apapun dalam kerajaanKu.

Wahai hamba-hambaKu! Sekiranya orang-orang yang terdahulu dan terkemudian dari kamu, manusiadan jin di kalangan kamu, sekiranya mereka semua mempunyai hati jahat umpama hati orang yang paling jahat di kalangan kamu, nescaya hal itu tidak mengurang-cacatkan apa-apapun dalam kerajaanKu.

Wahai hamba-hambaKu! Sekiranya orang-orang yang terdahulu dan terkemudian dari kamu, manusia dan jin di kalangan kamu, sekiranya mereka semua berhimpun di suatu tempat, lalu mereka meminta daripadaKu (iaitu meminta sesuatu pemberian), lantas Aku kurniakan setiap orang dari kalangan mereka permintaannya, nescaya  hal itu tidak mengurangkan sedikitpun apa-apa yang ada di sisiKu kecuali umpama berkurangnya air laut apabila dicelupkan sebatang jarum.

Wahai hamba-hambaKu! Bahawa sesungguhnya hanya amalan kamu yang  Aku akan perhitungkannya bagi kamu, kemudian Aku sempurnakan pembalasannya.
Maka barangsiapa yang mendapat kebaikan maka hendaklah dia memuji Allah dan barangsiapa yang mendapat selain kebaikan, maka janganlah dia mencela kecuali mencela dirinya sendiri.

Yang sebenarnya Allah suruh kita buat adalah

..  "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di bumi".. [2:30]

Dan (ingatlah) Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan untuk mereka menyembah dan beribadat kepadaKu.” [51:56]

Jadi, tiada wewenang bagi kita sebagai manusia untuk bertanyakan, kenapa aku ditugaskan begini dan begitu.. as manusia tiada wewenang atas dirinya sendiri. Maha suci Allah Tuhan sekalian alam.

*credits to my usrahmates for the nice-weekend-sharing.
READ MORE

Saya CANTIK ^__^

Tuesday, February 22, 2011 4 comments
Dalam bilik
Di hadapan cermin. Berkali-kali dia berputar. Sebentar lihat ke depan, sebentar melirik di belakang. Muka tersenyum puas. Dia pakai baju baru hari ni. Bukanlah baru sangat. Tapi itu baju kurung raya tahun lepas yang baru dipakai 2-3 kali. Jadi masih berseri seperti baju baru. Dia sukakannya. Terasa cantik sewaktu mengenakan baju baru itu. “Pasti org melihat aku cantik hari ni” hatinya berbicara sambil tersengih.

Dalam busway
Owh, teringat! Masih belum baca terjemahan dari ayat alQuran yang dibaca pagi tadi sebelum berangkat. Kitab kecil yag bewarna hitam itu dibelek-beleknya sambil mencari halaman yang baru ditinggalkan tadi. Hah, jumpa! Satu persatu ayat terjemahan dibaca sambil cuba memuhasabah. Tiba-tiba matanya menatap pada suatu ayat. Dia melempar pandangan keluar tingkap dan berfikir sesuatu.

يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ وَرِيشًا ۖ وَلِبَاسُ التَّقْوَىٰ ذَٰلِكَ خَيْرٌ ۚ ذَٰلِكَ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ

(26) O ye Children of Adam! We have bestowed raiment upon you to cover your shame, as well as to be an adornment to you. But the raiment of righteousness,- that is the best. Such are among the Signs of Allah, that they may receive admonition!

Dalam hati, dia berbisik, “Owh, saya belum betul-betul cantik sebenarnya.”, dan dia tersenyum.- smile
 

READ MORE